Jumat, 04 Februari 2011

E-Goverment


Government yang "juga disebut e-gov, digital government, online government atau dalam konteks tertentu transformational government adalah penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi warganya, urusan bisnis, serta hal-hal lain yang berkenaan dengan pemerintahan. e-Government dapat diaplikasikan pada legislatif, yudikatif, atau administrasi publik, untuk meningkatkan efisiensi internal, menyampaikan pelayanan publik, atau proses kepemerintahan yang demokratis. Model penyampaian yang utama adalah Government-to-Citizen atau Government-to-Customer (G2C), Government-to-Business (G2B) serta Government-to-Government (G2G). Keuntungan yang paling diharapkan dari e-government adalah peningkatan efisiensi, kenyamanan, serta aksesibilitas yang lebih baik dari pelayanan publik." (Ref: Wikipedia)
Tujuan Implementasi e-Government

• Meningkatkan mutu layanan publik melalui
pemanfaatan teknologi IT dalam proses
penyelenggaraan pemerintahan
• Terbentuknya kepemerintahan yang bersih,
transparan, dan mampu menjawab tuntutan
perubahan secara efektif
• Perbaikan organisasi, sistem manajemen, dan
proses kerja kepemerintahan
Sasaran Pembangunan e-Government

Pembentukan jaringan informasi dan transaksi
pelayanan publik yang berkualitas dan terjangkau

• Pembentukan hubungan interaktif dengan dunia usaha
untuk meningkatkan dan memperkuat kemampuan
perekonomian menghadapi perubahan dan persaingan
perdagangan internasional

• Pembentukan mekanisme komunikasi antar lembaga
pemerintah serta penyediaan fasilitas bagi partisipasi
masyarakat dalam proses kepemerintahan

• Pembentukan sistem manajemen dan proses kerja yang
transparan dan efisien serta memperlancar transaksi
dan layanan antar lembaga pemerintah


Perkembangan e-Government

Perkembangan e-Government dimulai awal 1990 an
dengan adanya inovasi dan pengembangan aplikasi
berbasis web dan teknologi komunikasi seperti PC
(Personal Computer) dan LAN (Local Area Network),
Internet browser, EDI (Electronic Data Interchange), SSL
(Secure Socket Layer), XML dan WAN. Bersamaan
dengan perkembangan teknologi, dalam bidang
manajemen ada inovasi seperti change management,
business process reengineering, knowledge
management dan customer relationship management
www.wikusuryomurti.com
• Sekarang ini pemerintah di berbagai negara di
dunia mengimplementasikan e-Government
untuk mencapai 3 tujuan : memperoleh efisiensi
di internal, meningkatkan layanan ke
masyarakat, dan mendukung keunggulan
ekonomi. Di Indonesia, seperti halnya negara
lain, telah menyadari pentingnya e-Government
online untuk meningkatkan kualitas pelayanan
publik.

Kendala yang terjadi dalam penerapan e-Government

Kurangnya perencanaan yang berkesinambungan,
dengan program kerja yang tidak bisa berlanjut dari
tahun ke tahun.
• Infrastruktur, karena penetrasi PC (Personal Computer)
baru menjangkau 1.5% penduduk, di bawah 1% untuk
akses Internet, dan hanya 3% yang terjangkau jaringan
telekomunikasi (2003).
• Kurangnya pendanaan untuk program e-Government
• Kurangnya koordinasi dan integrasi pemerintahan
secara nasional dalam hal e-Government
• Belum siapnya peraturan dan regulasi mengenai e-
Government, ataupun lebih umum menyangkut ecommerce.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar